Simalungun (BreakingIndonesia.com) Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang Ucapkan Dirgahayu ke-61 Yonif 122/Tombak Sakti: ‘Semakin Prima dan Dicintai Rakyat
Dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-61 Batalyon Infanteri 122/Tombak Sakti, Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi tinggi atas dedikasi serta pengabdian para prajurit TNI dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Ucapan tersebut disampaikan Kapolres Simalungun pada Senin malam, 3 November 2025, sekitar pukul 21.16 WIB, saat dikonfirmasi oleh media di Mapolres Simalungun.
Dalam kesempatan itu, beliau menyampaikan pesan kebersamaan antara Polri dan TNI sebagai dua pilar utama yang selalu bersinergi menjaga stabilitas keamanan nasional, khususnya di wilayah Kabupaten Simalungun.
“Saya, Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, beserta seluruh staf dan jajaran Polres Simalungun, mengucapkan Dirgahayu Batalyon Infanteri 122/Tombak Sakti ke-61 Tahun 2025. Semoga Yonif 122/Tombak Sakti semakin prima, profesional, dan selalu dicintai rakyat,” ujar Kapolres Simalungun dengan penuh semangat dan rasa bangga.
Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan semboyan yang selama ini menjadi ruh perjuangan dan semangat para prajurit TNI, yakni:
“Wibaya Yudha Triswula – Di depan disegani lawan, di belakang dicintai rakyat.
Ungkapan ini, kata Kapolres, menggambarkan betapa kuatnya karakter prajurit Yonif 122/Tombak Sakti yang tidak hanya tangguh di medan tugas, tetapi juga humanis serta dekat dengan masyarakat.
“Semangat itu sejalan dengan nilai-nilai yang dipegang teguh oleh Polri, khususnya Polres Simalungun, dalam mewujudkan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Kami meneladani semangat TNI yang disiplin, berani, dan setia kepada rakyat,” ungkap AKBP Marganda Aritonang.
Kapolres juga menambahkan bahwa hubungan sinergitas antara TNI dan Polri di wilayah Simalungun selama ini terjalin sangat baik dan solid.
Kedua institusi negara ini kerap turun bersama dalam berbagai kegiatan pengamanan, sosial kemasyarakatan, hingga penanganan bencana.
Sinergitas tersebut dinilai menjadi kunci terciptanya kondisi kamtibmas yang aman.
(Timred)












