Medan (BreakingIndonesia.com) Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sumatera Utara, dinamika politik internal partai mulai mengerucut.
Sebanyak 23 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Golkar kabupaten/kota secara terbuka menyatakan dukungan kepada Andar Amin Harahap.
Langkah ini dinilai mempersempit ruang gerak kubu lain yang disebut-sebut juga berminat merebut kursi Ketua DPD Golkar Sumut periode 2025–2030.
Deklarasi dukungan yang berlangsung di Medan, Sabtu (17/1/2026), menjadi sinyal kuat bahwa mayoritas pemilik suara mulai menyatu pada satu figur.
Kondisi ini sekaligus mengubah peta kekuatan Musda yang sebelumnya masih dinilai terbuka dan dinamis.
Pernyataan dukungan tersebut dipimpin Ketua DPD Golkar Kota Padangsidimpuan, Irsan Efendi Nasution, yang mewakili para ketua DPD II.
Ia menegaskan, keputusan mendukung Andar Amin merupakan hasil kesepakatan bersama demi menjaga soliditas dan masa depan Partai Golkar di Sumatera Utara.
Irsan menyebut, deklarasi ini merupakan keputusan kolektif yang diambil secara strategis. Pernyataan itu disambut komitmen serentak dari seluruh ketua DPD II yang hadir dalam forum tersebut.
Kehadiran 23 ketua DPD II dalam satu deklarasi dinilai sebagai pesan politik terbuka bahwa arah Musda mulai mengunci pada satu nama.
Situasi ini juga disebut memberi tekanan tersendiri bagi poros lain yang belum menunjukkan kekuatan signifikan di tingkat daerah.
Andar Amin Harahap yang turut hadir menyatakan kesiapannya mengikuti proses Musda secara demokratis.
Ketua DPD Golkar Padang Lawas Utara itu menegaskan bahwa Partai Golkar adalah organisasi terbuka yang memberi ruang bagi seluruh kader untuk berkompetisi.
Dukungan terhadap Andar Amin turut diperkuat oleh Ketua Harian DPD Golkar Sumut, Yasyir Ridho Loebis. Menurutnya, konsolidasi dukungan dari DPD II menjadi modal penting dalam menghadapi Musda mendatang.
Ia juga mengungkapkan bahwa komunikasi politik dengan DPD II lainnya masih terus dilakukan, dengan harapan Musda dapat berlangsung secara aklamasi. Skema tersebut dinilai berpotensi menutup peluang munculnya kandidat lain.
Deklarasi itu turut dihadiri kader senior Golkar, Zainuddin Purba, yang memperkuat kesan bahwa dukungan terhadap Andar Amin tidak hanya kuat secara jumlah, tetapi juga solid dari sisi struktur dan pengalaman.
Meski dukungan mayoritas telah mengemuka, jadwal resmi pelaksanaan Musda XI Golkar Sumut masih menunggu keputusan panitia dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
Namun, menguatnya dukungan kepada Andar Amin dinilai membuat kontestasi internal semakin tidak seimbang dan memaksa kubu lain segera menentukan arah politiknya.(Timred)












