Tapanuli Tengah (BreakingIndonesia.com)
Ditengah derita pilu masyarakat korban bencana alam banjir bandang dan tanah longsor di Kab Tapanuli Tengah Propinsi Sumatera Utara pada 25 November 2024 lalu PDI-Perjuangan hadir di sisi masyarakat untuk memberi bantuan baik moril dan material secara langsung.
Kehadiran kader PDI-Perjuangan ini atas perintah langsung Ketua DPP PDI-Perjuangan Prof Dr Hj Megawati Soekarno Putri kepada pengurus DPP,DPD Propinsi Sumatera Utara serta kepada seluruh Pengurus DPC PDI-Perjuangan se-Sumatera Utara untuk turun kebawah melihat (masyarakat).
Dan untuk memberi dukungan doa dan bantuan fisik sesuai dengan peruntukan kehidupan masyarakat khususnya pelayanan kesehatan oleh BAGUNA,membuka dapur umum, memberi bantuan sandang dan trauma healing.
Dari pantauan media ini para kader PDI-Perjuangan yang hadir di Tapteng untuk memberi bantuan langsung kepada masyarakat dari pengurus DPP PDI-Perjuangan seperti Yasona Laoly, Once, Mercy, Julius, Marinus Gea, sekaligus anggota DPR-RI dari Praksi PDI-Perjuangan.
Kemudian turut hadir Ketua DPD PDI-Perjuangan Propinsi Sumatera Utara Drs. Rapidin Simbolon yang juga saat ini sebagai anggota DPR-RI dan didampingi pengurus DPD lainnya.
Dan Ketua DPC PDI-Perjuangan Kab Labuhanbatu Utara Dr Poaradda Nababan Sp.B Sekretaris Ade Herlanda Harahap juga turut hadir di tengah masyarakat korban bencana Alam Banjir dan Tanah longsor untuk mendampingi pengurus DPP dan DPD PDI-Perjuangan.
Kegiatan kemanusiaan ini sudah terjadwal sebelumnya dari DPP PDI-Perjuangan sejak tanggal 22-24-1-2026.

Dari keterangan Sekretaris DPC PDI-Perjuangan Ade Herlanda Harahap kepada media ini menyampaikan jadwal kegiatan pada Kamis (22/1/2026) sejak pukul 10.00 Wib.
PDI-Perjuangan meninjau lokasi pengungsian masyarakat di Kelurahan Hutanabolon Kec Tukka dan memberi bantuan baik berupa uang 1 juta / Rumah tangga yang terdiri dari 350 KK pengungsi.
Dan memberi bantuan air bersih berupa mendirikan sumur bor serta sembako secara simbolis.
Selanjutnya PDI-Perjuanagan menemui masyarakat yang masih tinggal di pengungsian dibawah tenda BNPB di desa kebun pisang dan desa Lopian di Kecamatan Badiri serta PDI-Perjuangan memberi bantuan baik keperluan wanita,ibu dan bayi serta alat-alat rumah tangga.
Pada Jumat (23/1) pukul 10.00 Perayaan Natal Nasional PDI-Perjuangan di gereja HKBP Hutanabolon sekaligus pembagian bingkisan dan dilanjutkan menemui masyarakat di perumahan Tolang Elok Pandan Asri Pandan dan Rusunawa Pandan juga sekaligus memberi batuan paket peralatan dapur dan pembagian Rice Cooker.
Pada pukul 13.00 WIB PDI-Perjuangan akan menemui siswa di sekolah SMP Tukka, SMP dan SMA Fransiskus serta SMK Mehemia untuk memberi bantuan berupa bersama membersihkan sekolah memberi pakaian sekolah serta membagi seragam guru sekolah.
Pada pukul 19.00 WIB PDI-Perjuangan beserta dengan masyarakat merayakan hari ulang Tahun Megawati Soekarno Putri ke 79 di GOR Pandan.
Kemudian pada Sabtu (24/1) PDI-Perjuangan akan meletakkan batu pertama pembangunan gereja GPP dan penyerahan bantuan dan rehabilitasi gedung mesjid yang berlokasi di Kelurahan Sipange Kecamatan Tukka Kab. Tapteng.
Kepada ratusan masyarakat pengungsi yang masih ditampung di tenda milik BNPB di kelurahan Hutanabolon Kecamatan Tukka Ketua DPD PDI-Perjuangan Propinsi Sumatera Utara Drs.Rapidin Simbolon MM menyampaikan “turut bersimpati dan terharu serta sedih melihat apa yang dialami masyarakat Tapteng.
Namun jangan terlalu lama bersedih dan harus bangkit, tetap semangat serta jangan lupa mengucap syukur kepada Tuhan agar apa yang diharapkan dapat tercapai seperti sedia kala.
“Kami datang dari PDI-Perjuangan bukan hanya kebetulan dan sesaat ini saja,akan tetapi kami merupakan tarikan napas yang panjang sehingga kami berkomitmen akan tetap mendampingi masyarakat sampai betul-betul kembali seperti sedia kala .
Dan PDI-Perjuangan akan selalu berada disisi masyarakat untuk turut membantu dan mengayomi ” ujar Rapidin Simbolon yang disambut tepukan tangan sukacita dari masyarakat Kecamatan Tukka.(M.Sihombing)












