JAKARTA (BreakingIndonesia.com) Aksi demonstrasi digelar di kawasan Gedung DPR RI pada Kamis (16/4/2026), dipimpin oleh Roy Suryo yang turut menyampaikan orasi di hadapan para peserta aksi.
Demonstrasi ini menjadi bagian dari penyampaian aspirasi terkait isu transparansi kepada publik.
Massa aksi memulai kegiatan dengan berjalan kaki dari kawasan Flyover Gerbang Pemuda menuju kompleks parlemen.
Sepanjang perjalanan, peserta memenuhi sebagian ruas jalan dengan pengawalan aparat kepolisian yang bertugas mengatur lalu lintas serta menjaga situasi tetap kondusif.
Meski membawa tuntutan yang cukup tegas, jalannya aksi berlangsung tertib. Aparat keamanan terlihat bersiaga di sekitar lokasi guna memastikan kegiatan berlangsung aman dan tidak mengganggu ketertiban umum.
Dalam orasinya, Roy Suryo menyoroti pentingnya keterbukaan informasi kepada masyarakat, khususnya dalam merespons polemik yang berkembang.
“Ia menekankan pentingnya transparansi kepada publik dan meminta agar polemik yang berkembang dapat diselesaikan secara terbuka guna menghindari spekulasi berkepanjangan di tengah masyarakat,” demikian disampaikan dalam orasinya di lokasi aksi.
Isu tersebut kembali mencuat dan menjadi perhatian utama dalam orasi yang disampaikan menggunakan pengeras suara dari atas mobil komando yang berada di tengah massa.
Di lokasi demonstrasi, para peserta aksi juga membentangkan berbagai spanduk dan poster yang berisi tuntutan terkait polemik ijazah Presiden Joko Widodo.
Kehadiran atribut tersebut mempertegas pesan yang ingin disampaikan oleh massa aksi kepada publik dan pihak terkait.
Dalam rombongan demonstran, terlihat satu unit mobil komando yang digunakan sebagai pusat koordinasi sekaligus tempat penyampaian orasi.
Aksi ini mencerminkan dinamika aspirasi masyarakat di ruang publik, sekaligus menunjukkan adanya perhatian terhadap isu transparansi pejabat publik yang terus berkembang di tengah masyarakat. (Timred)












