MASYARAKAT SERGAI DUKUNG APH AGAR BASMI BANDAR NARKOBA DAN PENGGUNA

Foto istimewa

Sumut , Serdang Bedagai (BreakingIndonesia.com)
Akhir akhir ini ramai di bincangkan oleh kalangan masyarakat warga Desa Sarang Ginting Kahan,Desa Bandar Negeri,Desa Ujung Negeri dan Desa Panombean,Kecamatan Bintang Bayu,Kabupaten Serdang Bedagai,terkait peredaran barang terlarang jenis SABU yang sangat membahayakan masyarakat masih marak di wilayah tersebut.

Dan di duga sebagai Bandar Besar Barang Haram (SABU)tersebut masih menjalankan aktivitasnya diwilayah itu dengan bebas,yang dengan sengaja menghancurkan anak anak bangsa tetapi tidak pernah tersentuh dengan Hukum yang berlaku.

Seolah olah Bandar SABU tersebut sudah menguasai Hukum(Kebal Hukum) menurut keterangan masyarakat yang telah di kompirmasi oleh Tim investigasi dilapangan.

Padahal hampir semua masyarakat di wilayah itu mengetahui BANDAR SABU yang memasok barang haram dan terlarang tersebut.(15/10/26)

Pemerintah melalui Aparat Penegak Hukum(APH) pada prinsipnya telah mencegah dan menindak semua peredaran barang terlarang narkotika(SABU),karna Sabu (metamfetamin) adalah bahan obat yang sangat merusak sistem saraf pusat secara drastis,dan dapat memicu ketergantungan berat, hingga menyebabkan kerusakan organ vital dan kematian.

Tetapi tidak dipungkiri bahwa barang haram tersebut sudah menyusupi dan meracuni masyarakat baik yang di Kota Besar sampai yang di perkampungan yang sangat susah di jangkau sekalipun.

Dari penyampaian salah seorang guru SD yang mendidik di SD yang berada di Pekan Selasa Desa Sarang Ginting Kahan,Kecamatan Bintang Bayu saat di komfirmasi oleh awak media pada hari Jum’at(24/9/2026) sekitar pukul 10.15 Wib di sekolah SD tersebut mengatakan “Bahwa sipemakai barang haram(SABU) tersebut dengan seenaknya memakai areal Sekolah Dasar(SD) untuk pesta SABU.

Dan di duga dengan mudahnya warga mendapatkan barang haram tersebut melalui kurir dari BANDAR SABU yang memasok kepada warga di sekitar daerah itu.

” Ia kalau cerita tentang SABU mungkin di wilayah Kecamatan Bintang Bayu ini hampir semua orang tau siapa sipemakai dan siapa Bandar Besarnya.

Tetapi kita masyarakat mau bilang apa? Karenakan hampir semua jugak tentu sudah tau siapa Bandar Besarnya itu! yang menyakitkan kami mereka beraktivitas memakai barang haram tersebut diwilayah sekolah kami.

“Inikan sangat membahayakan anak anak yang masik beliah,”Ungkap salah satu guru SD yang namanya sengaja tidak dirilis dalam nerita ini kepada awak media.

Selain dari keterangan Guru SD tersebut terkait dengan Narkoba,keterangan serupa juga disampaikan oleh salah satu warga Kecamatan Bintang Bayu kepada Tim investigasi di Desa Bandar Negeri pada hari Kamis (15/10/26),yang mengatakan bahwa Narkoba di wilayah Kecamatan Bintang Bayu itu semakin parah.

” Masalah pemakai SABU mungkin kalau di wilayah Kecamatan Bintang Bayu ini susah di berantas.

Karena bandarnya Masih keliaran disini.” Sebut warga dari Kecamatan Bintang Bayu kepada awak media.

Lanjutnya.” Ia kalau memang mau di basmi,tangkap itu bandarnya dulu.

Semua orang tau siapa Bandar Narkobanya diwilayah ini.”Tegasnya lagi.

Dari keterangan yang dihimpum oleh Tim investigasi dari para narasumber dilapangan yang sengaja namanya disembunyikan dalam berita ini.

Tidak dipungkiri lagi bahwa Narkoba Masik Meraja lelah di Daerah itu,dan Masyarakatpun turut mendukung APH agar membasmi peredaran barang terlarang(SABU) tersebut di Daerah yang dimaksud.Supaya Anak Bangsa kita terlindungi dari bahayanya Narkoba.

(Rinaldi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *