Dalam Balutan Doa dan Kepedulian FORPERAN Labusel Hadir Menguatkan Sesama di Kota Pinang

Foto istimewa

Kotapinang (BreakingIndonesia.com) Suasana penuh kehangatan,doa dan empati menyelimuti kegiatan yang digelar Forum Pejuang Pemekaran (FORPERAN) Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Dalam balutan nilai-nilai keimanan dan kemanusiaan,FORPERAN menyalurkan penghargaan serta tali kasih kepada korban dan pihak-pihak yang berjasa dalam peristiwa penyanderaan yang terjadi di Kotapinang.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran FORPERAN,di antaranya Mirwan Hasibuan,Jansen Manulang dan H.Aim.

Kehadiran mereka menjadi wujud kepedulian bersama,menghadirkan pelukan moral dan doa bagi para korban serta keluarga yang tengah melalui masa sulit.

Ketua FORPERAN Labusel,Muhammad Yunus Nasution,S.Sos,secara langsung menyampaikan apresiasi kepada Darwati Hasibuan selaku korban,serta Dedi Irwanto atau yang akrab disapa Mamek,warga Kotapinang yang dengan penuh keberanian dan ketulusan turut membantu proses penyelamatan.

Kegiatan ini berlangsung di Jalan Sosopan,Kotapinang,Sabtu (10/1/2026) dalam suasana sederhana namun sarat makna spiritual dan kebersamaan.

Foto istimewa

Dalam sambutannya,Muhammad Yunus Nasution menegaskan bahwa setiap ujian kehidupan sesungguhnya mengandung hikmah dan di dalamnya Allah SWT menumbuhkan kasih sayang,keberanian,serta kepedulian di hati manusia.

“Di saat-saat genting seperti ini,kita diajak untuk saling menguatkan,saling mendoakan dan menghadirkan kasih sayang antarsesama.

Itulah nilai luhur yang harus terus kita rawat,”ujarnya.
Darwati Hasibuan mengungkapkan rasa haru dan syukur atas perhatian yang diberikan.

Menurutnya,empati dan kebersamaan seperti ini menjadi penguat batin bagi korban.

“Perhatian ini adalah doa yang hidup.Kami merasa tidak sendiri dan itu memberi kekuatan yang luar biasa untuk bangkit kembali,”tuturnya dengan mata berkaca-kaca.

Sementara itu,Dedi Irwanto (Mamek) juga menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterimanya.

Ia berharap semangat tolong-menolong dan kepedulian yang dilandasi keikhlasan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat.

“Kita semua hanya berusaha menjadi perpanjangan tangan kebaikan.Semoga Allah membalas setiap niat baik dengan keberkahan,”ucapnya.

Menambah kekhusyukan acara,Ustadz Ahmad Padli Tanjung,mantan Wakil Bupati Labuhanbatu Selatan,memimpin doa dan prosesi upah-upah sebagai ungkapan ikhtiar dan harapan agar para korban dan penyelamat senantiasa diberi kekuatan,perlindungan dan ketenangan jiwa.

FORPERAN Labusel juga menyerahkan penghargaan serta uang tali kasih sebagai simbol cinta dan kepedulian antarsesama.

Momen ini menjadi pengingat bahwa di tengah ujian dan musibah,kekuatan doa,empati dan kebersamaan mampu menumbuhkan harapan baru.

Kehadiran FORPERAN membawa keteduhan dan penghiburan bagi keluarga korban serta masyarakat sekitar.

Melalui kegiatan ini,FORPERAN Labusel berharap nilai-nilai religius,persaudaraan dan kemanusiaan terus mengakar kuat di tengah masyarakat Labuhanbatu Selatan,sehingga setiap cobaan dapat dihadapi dengan hati yang ikhlas,tenang dan penuh keyakinan kepada Allah SWT.

(Jhon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://febm.umrah.ac.id/unik-kegiatan-mahasiswa-ukm/ https://siladikti.kopertis7.go.id/ https://cvpulsa.id/tutorial https://brida.sultengprov.go.id/ https://ppid.umrah.ac.id/ slot gacor