ASAHAN,Rawa Sari (BreakingIndonesia.com) Kepala desa Rawa Sari, kecamatan Aek Kuasan, Kabupaten Asahan, Bapak Khairuddin Nainggolan bersama istri hadiri acara pertunangan dua sejoli di rumah ahlil bait , Suhairi yang akrab dipanggil Yunus Suhairi,(10/8/2025).
Sepasang remaja yang sudah saling mengenal dan saling berbagi perhatian dan memahami kondisi satu dan lainnya ini, tidak mau harus menunggu lama lagi sehingga keduanya mengambil keputusan untuk melakukan jenjang keseriusan.
Awal pertemuan antara Reza Abdullah Muis dengan Fitriani , rupanya pertemuan yang mungkin sudah di gariskan Sang Pencipta, sehingga merujuk pertemuan jodoh.
Kesepakatan ikatan menguatkan mereka berdua, dan ingin segera terjalin hubungan menjadi sebuah ikatan yang dilandasi rasa cinta kasih sayang,yang tidak terlepaskan dari peradaban adat istiadat dan norma agama.
Pada hari Minggu 10 Agustus 2025 , rombongan keluarga Reza Abdullah Muis, mendatangi atau berkunjung kerumah Yunus Suhairi (Suhairi) kurang lebih pukul 10:40 wib siang,dan membawa beberapa barang bawaan.
Sebelumnya kunjungan tersebut sudah dikabarkan jauh hari kepada keluarga besar Yunus Suhairi (Suhairi), sehingga kunjungan atau rombongan yang akan datang sudah diketahui.
Rombongan yang datang disambut secara kekeluargaan oleh tuan rumah, setelah acara penyambutan, masuk ke inti acara yakni: Niat kunjungan silaturahmi sekalian mengutarakan pertunangan.
Setelah menjelaskan tujuan utama keluarga Reza datang bertamu, dan akhirnya keluarga besar Fitriani memahami dan menerima apa yang dimaksudkan serta membuat kesepakatan yang saling disepakati bersama.
Acara tersebut yang juga dihadiri oleh Bapak kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, majelis pewiritan,muda – mudi, warga setempat, dan keluarga besar Fitriani.
Setelah keputusan bersama disepakati Bapak kepala desa: Khairuddin Nainggolan Memberikan Bimbingan kepada kedua sejoli yang baru saja telah melaksanakan pertunangan,” Jodoh itu Takdir yang diberikan Allah SWT kepada umatnya,dan itu anugerah yang harus kamu jaga, “kata Khairuddin Nainggolan.
“Kamu ananda Fitri hari ini telah di pinang, namun bukan berarti kamu mutlak milik orang lain, Jadi kamu harus tetap patuhi perintah orang tua dan kamu juga harus mampu menjaga kehormatan dan diri kamu, agar tidak mencoreng berbuat aib,”tegas Khairuddin Nainggolan.
” Dan, juga ananda Reza, kamu juga harus bisa memahami serta mematuhi perintah orang tua, dan kamu calon pemimpin keluarga, kamu juga harus bisa menjaga hal-hal yang tidak diinginkan serta jangan lupa dirikan sholat lima waktu mu,”ucap Khairuddin Nainggolan.
“Untuk kedua nya, jangan tinggalkan sholat lima waktu dan patuhi perintah kedua orang tua, karena doa orang tua kita, menjadikan kita keluarga yang rukun damai, Saya berharap kita semua bisa menjaganya, “pungkas Khairuddin Nainggolan.
Selanjutnya, setelah bimbingan dan tausyiah yang disampaikan oleh Bapak kepala desa Rawa Sari diadakan Doa yang dibawakan oleh Bapak kepala desa Khairuddin Nainggolan.
Dan, setelah doa bersama tuan rumah Yunus Suhairi (Suhairi) mengajak untuk makan bersama.
(Timred)












