Papua, Intan Jaya (BreakingIndonesia.com) Sosok tauladan mendapatkan apresiasi atas sikap dan keberaniannya untuk tetap hadir serta berada bersama masyarakat, khususnya dalam situasi sulit dan penuh ketidakpastian,(9/8/2026).
Bagi seorang pemimpin, keberadaan di tengah masyarakat bukan hanya tentang jabatan atau kedudukan.
Lebih dari itu, kepemimpinan adalah tentang kehadiran, kepedulian, keberanian, dan keberpihakan kepada keselamatan masyarakat.
Di tengah kondisi konflik yang terjadi di Kabupaten Intan Jaya, baik di ibu kota kabupaten maupun di kampung-kampung yang sulit dijangkau, sosok seperti Misael Sondegau menunjukkan bahwa masyarakat membutuhkan pemimpin yang tidak hanya hadir ketika keadaan aman, tetapi juga berani mendampingi masyarakat ketika mereka menghadapi masa-masa sulit.
Misael Sondegau ini menjadi gambaran sederhana tentang kedekatan seorang pemimpin dengan masyarakat.
Tidak ada jarak antara pemimpin dan rakyat. Ia hadir di tengah mereka, mendengar, melihat langsung keadaan masyarakat Distrik Ugimba yang mengusi ke kampung Mbilundoga, dan memberikan semangat.
Inilah kepemimpinan yang patut diapresiasi: pemimpin yang tidak meninggalkan masyarakat ketika mereka sedang membutuhkan perlindungan dan pendampingan.
Semoga semangat seperti ini terus menjadi teladan bagi para pemimpin di Kabupaten Intan Jaya.
Masyarakat membutuhkan pemimpin yang mampu menjadi jembatan perdamaian, pelindung masyarakat, dan penguat persatuan, terutama di tengah situasi konflik.
Apresiasi untuk Misael Sondegau, S.H.
Terima kasih karena memilih untuk tetap bersama masyarakat.
Sebab pemimpin yang baik bukan hanya dikenal dari jabatannya, tetapi dikenang dari keberadaannya ketika masyarakat membutuhkan.
“Pemimpin hadir bukan hanya untuk memimpin, tetapi untuk berdiri bersama rakyat dalam suka maupun duka.
( Agustinus Selegani )












