ASAHAN (BreakingIndonesia.com) Sekolah TK Negeri desa Rawa Sari,kecamatan Aek Kuasan, kabupaten Asahan, tidak ada pengerjaan terhitung dari 1 Minggu dibulan Oktober 2025 oleh pihak pemborong atas nama CV.PANGLIMA POLEM,(13/10/2025).
Bangunan sekolah yang direnovasi satu lokal tersebut sampai saat ini belum selesai pengerjaan, diduga pihak pemborong CV. Panglima Polem melakukan kesalahan yakni,batas limit penyelesaian bangunan tidak tepat waktu tanggal dan bulan yang ditentukan, yang tertera di plang keterangan.
Batas selesai bangunan sudah terlewati 3 hari sejak berita ini diterbitkan, melihat kondisi bangunan masih dalam tahap kondisi 65 persen dan saat pengerjaan bangunan terhenti.
Anggaran Dana APBD 2025 senilai:
Rp 91.000.000.00.
Diterima tanggal 9 Juli 2025.
Selesai tanggal 10 Oktober 2025.
Pemborong CV Panglima Polem.
Saat dikonfirmasi ke pihak sekolah , kepala sekolah SD atas nama Bapak Saring memberikan keterangan,” Sebenarnya saya tidak begitu paham dan mengerti mengapa tidak ada pekerjaan yang dilakukan pihak pemborong beberapa hari ini,”ucap Saring.
“Benar bangunan sekolah TK Negeri tersebut tidak ada dikerjakan dan sudah melewati batas selesai bangunan,”kata Saring.
” Sekolah TK Negeri ini seharusnya memiliki kepala sekolah, dan berhubung tidak ada kepala sekolah, Jadi saya yang handel karena masih lingkungan sekolah SDN, dan untuk stap pengajar TK Negeri tersebut memiliki 2 pengajar,” kata Saring.
“Saya sendiri tidak tahu menahu siapa pemborong bangunan tersebut, yang saya tahu pekerja nya saja, karena si pekerja satu kampung dengan saya,”ucap Saring.

Saat dimintai nomor seluler pihak pemborong, Bapak kepala sekolah Saring tidak memiliki nomor pemborong tersebut dan nomor yang ada di pekerja saja, beliau juga berharap bangunan tersebut cepat diselesaikan agar tidak mengganggu aktivitas belajar dan mengajar.

“Saya berharap agar pemborong segera menuntaskan pekerjaannya yang belum selesai demi menjaga sorotan dan asumsi masyarakat terhadap kinerja guru yang ada saat ini menjadi pertanyaan bagi kami yang ada di sekolah,”pungkas Saring.
CV.Panglima Polem tidak efektif menjalankan tander yang didapatkan dari dinas terkait mengenai pembangunan TK Negeri desa Rawa Sari kecamatan Aek Kuasan kabupaten Asahan.
Agar KEMENDIKBUD dan dinas pendidikan respon cepat permasalahan yang ada di lapangan serta tidak mudah memenangkan tander kepada PT atau CV yang tidak potensi yang ujung -ujungnya Mangkrak dan hilang secara Raib.
Tim media akan terus mengkawal pengerjaan bangunan TK Negeri desa Rawa Sari dan akan terus update perkembangan kasus ini sampai selesai.
(Timred)












